Laman

Rabu, 15 April 2015

Lika-Liku Waka Kurikulum SDI Bunga Bangsa


      Samarinda, 14 Maret 2015. Saya mendatangi sebuah sekolah swasta yang bernama Bunga Bangsa. Saya mewawancarai seorang Waka Kurikulum di Sekolah Dasar tersebut. Pada awalnya, pihak Yayasan Bunga Bangsa mendirikan sebuah Sekolah Dasar Islam Bunga Bangsa (SDIBB) pada tahun 2004, Taman Kanak-Kanak (TKIBB) pada tahun 2006, Sekolah Menengah Pertama (SMPIBB) pada tahun 2009 dan yang sekarang baru dibangun adalah Sekolah Menengah Atas (SMAIBB) pada tahun 2014.

        Yeny Duwi Seviawati, ST atau yang akrab disebut Ibu Yeny ini, bergabung sejak tahun 2009, dimana pada saat itu ibu yeny sendiri masih menjabat sebagai Guru Kelas. Setelah menjabat sebagai Guru Kelas, pada tahun 2011-2012 tepatnya satu tahun pernah menjabat sebagai Waka Kesiswaan. Kemudian pada tahun 2012- 2013 sampai sekarang 2015 menjabat sebagai Waka Kurikulum (Wakur). Kegiatan selama menjadi Waka Kurikulum adalah membuat suatu Agenda dari semester 1 dan 2, seperti Pembuatan RPP, dan silabus oleh para Guru-guru SDI Bunga Bangsa. Setelah itu pembuatan Jadwal Mata Pelajaran yang dimana dalam pembuatan Jadwal Mata Pelajaran ini di tentukan sesuai dengan Formasi Guru yang mengajar di setiap kelas. Tidak hanya sebatas pembuatan Agenda di awal dan akhir Semester, pembuatan soal untuk Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester(UAS) pun Waka Kurikulum harus mengontrol kesuksesannya. Mulai dari pengumpulan soal dari para Guru dan penggandaan soal.


       Pekerjaan lain yang Ibu Yeny lakukan sebagai Waka Kurikulum ialah pencetakan raport. Pencetakan raport di Bunga Bangsa sendiri sudah memakai sistem Applikasi Daring/Online, dimana para guru tinggal mengisikan hasil nilai anak-anak mereka ke sebuah Applikasi yang bekerja secara Daring/Online. Setelah pengisian nilai oleh para guru, Ibu Yeny mencek satu-satu apakah masih ada nilai kosong. Jika masih ada, biasanya Ibu Yeny akan menagih dengan guru yang bersangkutan agar menyelesaikan pengisian raport tersebut.


       Pada saat saya bertanya tentang kesulitan, beliau menjawab "Untuk kesulitan sendiri, sepertinya tidak ada, karena alhamdulillah selama saya menjabat jadi Waka Kurikulum semua urusan lancar-lancar saja. Jikalau ada kesulitan butuh sedikit 'pengorbanan', akan tetapi jika dijalanin dengan ikhlas akan terasa asik dan mudah".


Mungkin ada diantara pembaca di sini yang berminat melihat sekolah tersebut, bisa mengunjungi tautan berikut ini. SDI Bunga Bangsa.


5 komentar: